GERAKAN DI PERSIMPANGAN

Gerakan di Persimpangan

Menyelami Oikumenisme dan Nasionalisme

Setiap zaman memiliki persimpangannya sendiri—
titik di mana ide, keyakinan, dan identitas
bertemu, berbenturan, atau justru bersatu. Buku
ini lahir dari kegelisahan sekaligus keyakinan:
bahwa Oikumenisme (gerakan menuju kesatuan
umat beriman) dan Nasionalisme (kesetiaan pada
tanah air) bukan dua kutub yang bertolak
belakang, melainkan dua arus yang bisa saling
mengisi. Di Indonesia, persimpangan ini bukan
sekadar wacana, melainkan denyut nadi sejarah
yang nyata.


“Kita tidak ditakdirkan untuk sepakat dalam segala
hal, tapi kita bisa belajar bersatu di tengah
perbedaan — inilah pelajaran paling sublim dari
oikumenisme dan nasionalisme.”
Selamat memasuki persimpangan ini. Mari kita
temukan bersama: gerakan apa yang akan lahir
setelah membaca buku ini?

Selengkapnya baca di bawah ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *